Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas, Kepolisian Resor Lombok Barat terus mengintensifkan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. Langkah preventif ini diwujudkan melalui aksi nyata personel Satuan Samapta Polres Lombok Barat yang menyasar area-area vital dan rawan di wilayah hukumnya.
Upaya menciptakan situasi wilayah yang tetap aman dan kondusif tersebut salah satunya direalisasikan melalui patroli dialogis yang digelar pada Kamis (30/7/2026). Petugas mendatangi langsung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuripan yang berlokasi di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, sekitar pukul 11.25 WITA.
Fokus Pencegahan Kejahatan 3C dan Peredaran Narkotika
Kegiatan patroli preventif ini difokuskan pada pengawasan intensif di seputaran area luar maupun lingkungan sekitar Lapas. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mengantisipasi potensi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, petugas juga memberi perhatian khusus pada potensi gangguan kamtibmas lainnya serta pengawasan ketat terhadap ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut.
Langkah ini diambil mengingat fasilitas pemasyarakatan merupakan salah satu objek vital yang membutuhkan sinergi pengawasan berkelanjutan. Kehadiran polisi di sekitar lokasi diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan dan mencegah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan pemasyarakatan.
Membangun Sinergi Melalui Komunikasi Dialogis
Tidak hanya sekadar melintas atau melakukan pemantauan visual, personel Sat Samapta Polres Lombok Barat juga mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi dialogis. Petugas berinteraksi langsung dengan para petugas penjagaan Lapas Kelas IIA Kuripan untuk saling bertukar informasi terkait perkembangan situasi keamanan terkini.
Sinergi dan kolaborasi antarinstansi ini dinilai sangat krusial dalam membangun sistem keamanan yang kokoh dan responsif. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, setiap potensi ancaman maupun hal-hal yang mencurigakan di sekitar Lapas dapat terdeteksi dan ditangani secara cepat dan tepat.
Komitmen Kepolisian dalam Jaga Kondusivitas Wilayah
Kepala Satuan Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli dialogis ke objek vital seperti institusi pemasyarakatan merupakan agenda rutin yang terus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Lombok Barat.
“Patroli ini merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada objek-objek vital seperti Lapas Kelas IIA Kuripan. Kami ingin memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif, sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan 3C maupun potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H.
Iptu Reza Ihyaul Itsnain menambahkan bahwa kolaborasi erat dengan pihak Lapas menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Melalui dialog langsung di lapangan, petugas dapat menyerap aspirasi dan koordinasi pencegahan dapat dilakukan lebih efektif.
“Kami terus membangun komunikasi yang intensif dan sinergis dengan petugas Lapas. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau membutuhkan penanganan kepolisian, koordinasi dapat segera dilakukan. Tujuannya satu, yaitu menciptakan rasa aman dan memastikan situasi kamtibmas di wilayah Lombok Barat selalu aman serta kondusif,” pungkasnya.
Melalui patroli dialogis yang konsisten ini, Polres Lombok Barat berharap situasi keamanan di Kecamatan Kuripan dan sekitarnya tetap terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman.












