Berita  

Wakapolsek Moyo Hilir Hadiri Penanaman Pohon Mangrove dan Apel Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Pungkit

Sumbawa Besar, NTB — Kepolisian Resor Sumbawa terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana. Mewakili Kapolsek Moyo Hilir, Wakapolsek Moyo Hilir Ipda Lalu Anwar Sahba menghadiri rangkaian kegiatan penanaman pohon mangrove serta Apel Gladi Lapang Antisipasi Bencana Alam Banjir di wilayah pesisir Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Selasa (28/07/2026) siang.

Kegiatan kolaboratif yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan ini Kasdim 1607/Sumbawa Mayor Inf Amdatulloh beserta anggota Kodim Sumbawa, Pimpinan Pusat MDMC Bapak Budi Setiawan, S.T., Kasat Samapta Polres Sumbawa Iptu M. Tahir Lantu, Camat Moyo Utara Awaluddin Sayfari, S.H. beserta sekcam, Danramil Moyo Hilir beserta anggota, para Kepala Desa se-Kecamatan Moyo Utara, perangkat desa, kepala dusun, ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Pungkit.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Wakapolsek Moyo Hilir Ipda Lalu Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan warga di sekitar pantai, dan meminimalisir terjadinya bencana yang tidak diinginkan.

“Kehadiran kami bersama unsur TNI, pemerintah, dan masyarakat hari ini adalah wujud komitmen bersama untuk tidak hanya siap siaga menghadapi potensi bencana, tetapi juga aktif merawat alam demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” ujar Wakapolsek di sela-sela kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Apel Gladi Lapang Antisipasi Bencana Alam Banjir yang dipusatkan di lapangan Desa Pungkit. Apel ini digelar untuk menguji kesiapan personel gabungan, relawan, serta masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan ancaman bencana banjir di wilayah setempat.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan secara bersama-sama menuju Pantai Dusun Limung, Desa Pungkit, untuk melaksanakan aksi penanaman pohon mangrove. Penanaman vegetasi pantai ini merupakan langkah strategis jangka panjang guna mencegah abrasi, menjaga ekosistem pesisir, serta memperkuat ketahanan wilayah dari hantaman gelombang laut.

Pelaksanaan kegiatan penanaman pohon mangrove dan simulasi tanggap darurat bencana ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari warga Desa Pungkit. Melalui kegiatan ini, terjalin kebersamaan yang erat antara aparat keamanan, instansi pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam serta meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi bencana.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman pohon mangrove dan apel gladi lapang di wilayah Kecamatan Moyo Utara tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya hambatan suatu apa pun. (Hps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *