Lombok Barat, NTB – Tumpukan tanah, sampah, rumput, dan endapan perlahan menutup saluran air di sepanjang Dusun Guntur Macan, Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari. Kondisi itu mendorong Bintara Pembina Desa (Babinsa) Guntur Macan, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-07/Gunungsari Sertu Lukman Hakim bersama BPD, Gapoktan, dan masyarakat turun langsung membersihkan saluran agar aliran air kembali lancar, Jumat (11/9/2026).
Sejak pagi, warga bersama unsur desa terlihat bekerja di sepanjang saluran yang mengalami penyumbatan. Tanah yang mengendap dikeruk, sampah diangkat, sementara rumput liar yang tumbuh di sekitar saluran turut dibersihkan.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan. Terlebih, saluran air yang tidak terawat dapat menghambat aliran dan berpotensi menimbulkan genangan ketika hujan turun.
Babinsa Desa Guntur Macan Sertu Lukman Hakim mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan tidak harus menunggu munculnya persoalan. Menurutnya, kondisi saluran perlu diperiksa dan dibersihkan secara berkala agar tetap berfungsi dengan baik.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta rutin melakukan pembersihan saluran air,” ujarnya.
Warga Didorong Peduli Kondisi Lingkungan
Kepala Dusun Guntur Macan, Satria, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa, BPD, Gapoktan, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, kepedulian bersama menjadi kunci agar lingkungan tetap bersih dan saluran air tidak kembali tersumbat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang telah ikut bersama-sama membersihkan saluran. Saluran yang sebelumnya tersumbat oleh tanah dan sampah kini dapat kembali lancar,” ungkapnya.
Menurut Satria, kebersihan lingkungan membutuhkan perhatian secara berkelanjutan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya bergerak ketika saluran sudah tersumbat, tetapi juga menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya kepedulian warga terhadap lingkungan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan dapat ditangani lebih cepat ketika semua unsur saling mendukung.
Dengan saluran yang kembali terbuka dan aliran air yang lebih lancar, warga berharap lingkungan Dusun Guntur Macan tetap terjaga, terutama saat intensitas hujan meningkat. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.












