Mataram, NTB – Menjaga keselamatan saat berkendara, rutin berolahraga, menghindari pelanggaran, hingga memastikan bantuan sosial tepat sasaran menjadi sejumlah perhatian yang disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram dalam Jam Komandan di lapangan apel Makodim 1606/Mataram, Jl. Pejanggik No.7, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pimpinan untuk menyampaikan evaluasi sekaligus meneruskan sejumlah penekanan hasil Apel Komandan Satuan (Dansat) kepada seluruh personel. Hadir dalam kegiatan tersebut Pabung Lombok Barat Mayor Inf Daahlan, S.Sos., para Perwira Seksi, Danramil, Perwira Staf, serta anggota Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 1606/Mataram.
Keselamatan dan Kesehatan Jadi Perhatian
Mengawali arahannya, Dandim 1606/Mataram, Kolonel Inf Nyarman, M.Tr(Han)., menyampaikan sejumlah evaluasi setelah mengikuti kegiatan Apel Dansat selama kurang lebih satu pekan. Ia mengingatkan seluruh anggota, terutama personel yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dalam berdinas, agar lebih disiplin memperhatikan kelengkapan kendaraan dan mengutamakan keselamatan.
Menurutnya, keselamatan tidak boleh dianggap sebagai hal sepele. Kesiapan personel juga harus dijaga melalui pola hidup sehat dan olahraga secara rutin.
“Jangan lupa berolahraga. Kesegaran jasmani harus dipelihara agar ketika mengikuti seleksi sekolah maupun kursus, personel sudah benar-benar siap,” tegasnya.
Perhatian juga diberikan terhadap kesehatan anggota. Dandim 1606/Mataram meminta seluruh personel menjaga kondisi tubuh dengan berolahraga secara teratur serta mengonsumsi makanan bergizi. Hal tersebut dinilai penting agar setiap anggota mampu menjalankan tugas dengan kondisi fisik yang prima.
Tegas terhadap Pungli dan Pelanggaran
Dalam bidang personel, Dandim 1606/Mataram menekankan pentingnya pembinaan dan pengawasan anggota. Ia meminta setiap unsur pimpinan di satuan peka terhadap persoalan yang dihadapi personel dan membantu mencari jalan keluar sebelum masalah berkembang menjadi pelanggaran.
Ia juga memberikan penekanan keras terhadap praktik pungutan liar dalam proses penerimaan prajurit TNI. Anggota diminta tidak pernah meminta maupun memberikan sejumlah uang dengan iming-iming dapat membantu kelulusan calon prajurit.
Selain itu, persoalan THTI, susila, narkoba, hingga penipuan menjadi perhatian serius. Para Danramil dan unsur pimpinan diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi anggotanya.
Benahi Kesiapan dan Dukungan Satuan
Pada bidang logistik, Dandim meminta seluruh unsur terkait memastikan kebutuhan perlengkapan personel maupun satuan terus dipantau dan dikoordinasikan dengan komando atas.
Evaluasi Remon juga menjadi salah satu perhatian. Kinerja Kodim 1606/Mataram yang mengalami peningkatan diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Seluruh anggota diminta berkontribusi agar capaian kinerja satuan semakin optimal.
Sementara itu, terkait rencana penambahan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP), unsur Perencanaan diminta segera berkoordinasi mengenai kesiapan lahan di wilayah Lombok Utara untuk selanjutnya dilaporkan sesuai mekanisme.
Babinsa Didorong Kawal Data Bansos
Dandim juga memberikan perhatian terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Para Babinsa yang belum memiliki lahan KDKMP diminta segera berkoordinasi dengan Staf Teritorial dan melaporkan perkembangannya sebagai bagian dari persiapan pembangunan KDKMP tahap II.
Tak kalah penting, Babinsa nantinya akan berperan dalam mendukung sensus bantuan sosial menggunakan aplikasi. Pendataan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa memastikan penerima bantuan benar-benar sesuai kondisi di lapangan.
“Babinsa diharapkan membantu kepala desa dan perangkatnya melakukan pendataan dengan baik agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran,” menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan tersebut.
Pelayanan Personel Dipermudah
Di penghujung arahannya, Dandim juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif. Untuk urusan perizinan yang bersifat mendesak, personel tidak harus selalu menunggu untuk bertatap muka. Koordinasi dapat dilakukan melalui pesan WhatsApp sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Kegiatan Jam Komandan kemudian berakhir pada pukul 08.48 Wita. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Jam Komandan tidak sekadar menjadi agenda rutin satuan. Forum ini menjadi ruang untuk menyatukan pemahaman, memperkuat disiplin, mengevaluasi kinerja, sekaligus memastikan setiap prajurit memahami tanggung jawabnya dalam menjalankan tugas.
Dengan komunikasi yang terbuka dan pembinaan yang berkelanjutan, Kodim 1606/Mataram diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan tugas serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat di wilayah binaannya.










