Lombok Barat, NTB — Semangat gotong royong kembali menguat di tengah masyarakat Dusun Longserang Barat Puncak, Desa Langko, Kecamatan Lingsar. Bintara pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada Desa Langko, Serka Muhammad Faesal, bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Pokdarwis, dan masyarakat melaksanakan gotong royong pelebaran jalan perkebunan yang menjadi akses vital penghubung Dusun Longserang Barat Puncak dengan Dusun Presak, Karang Bayan, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi akses jalan yang selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat. Jalan tersebut berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung dan menjadi satu-satunya jalur penghubung antarwilayah yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk mendukung kegiatan perekonomian dan akses anak-anak menuju sekolah.
Kondisi jalan yang mengalami kerusakan selama ini cukup menghambat mobilitas warga serta meningkatkan risiko bagi pengguna jalan. Melalui kegiatan gotong royong, masyarakat bersama aparat berupaya melakukan pelebaran agar akses tersebut menjadi lebih aman dan nyaman untuk dilalui.
Babinsa Desa Langko Serka Muhammad Faesal mengatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Jalan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses utama penghubung antarwilayah. Kami bersama warga berusaha melakukan apa yang bisa dikerjakan secara gotong royong. Mudah-mudahan upaya ini dapat membantu memperlancar aktivitas masyarakat dan memberikan akses yang lebih aman,” ujar Serka Muhammad Faesal.
Kepala Desa Langko Mawardi, S.H., menyampaikan bahwa pemerintah desa terus berupaya memperjuangkan perbaikan jalan tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan anggota DPRD Provinsi NTB.
“Kami berharap jalan ini segera mendapatkan perhatian dan penanganan. Akses ini bukan hanya untuk kepentingan mobilitas warga, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap kelancaran perekonomian masyarakat. Gotong royong hari ini menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan wilayahnya,” ungkap Mawardi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Kepala Desa Persiapan Longserang Yudi, Bhabinkamtibmas Desa Langko Aiptu Agung Suartama, anggota Pokdarwis Longserang, serta masyarakat Dusun Longserang Barat Puncak dan sebagian warga Presak/Mukih Karang Bayan.
Kebersamaan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus menunggu, tetapi dapat dimulai dari kepedulian dan gotong royong masyarakat. Dengan semangat kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga, diharapkan akses jalan tersebut semakin layak dan mampu mendukung aktivitas serta perekonomian masyarakat.
Gotong royong bukan sekadar membuka jalan, tetapi membuka harapan bagi masyarakat untuk bergerak, beraktivitas, dan membangun kehidupan yang lebih baik










