Berita  

Kunci Stabilitas Desa Bagik Polak: Sinergi Kuat Polsek Labuapi dan Petani demi Ketahanan Pangan

Polsek Labuapi Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Bagik Polak
Polsek Labuapi Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Bagik Polak

LOMBOK BARAT – Upaya memperkuat stabilitas pangan dan menjaga kondusivitas keamanan di tingkat desa terus digencarkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi. Pada Sabtu (9/5/2026), Bhabinkamtibmas Desa Bagik Polak melaksanakan kegiatan sambang tokoh dan silaturahmi langsung dengan para petani di kawasan persawahan setempat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi preemtif Polri dalam mendukung program strategis pemerintah sekaligus memastikan kerukunan warga tetap terjaga di tengah derasnya arus informasi digital.

Kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah lahan pertanian ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan misi untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan nasional. Dalam dialog yang berlangsung hangat di pematang sawah, petugas mengajak para petani untuk memaksimalkan potensi lahan yang ada guna mendukung keberlanjutan stok pangan daerah, yang menjadi pondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Sinergi Polri dan Petani dalam Program Ketahanan Pangan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran petani adalah ujung tombak dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa. Oleh karena itu, Polri merasa perlu hadir untuk memberikan motivasi serta memastikan para petani dapat bekerja dengan rasa aman tanpa gangguan kamtibmas yang berarti.

Ipda Selamet Riadi menjelaskan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi warga petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap instruksi pimpinan Polri untuk menyukseskan program pemerintah. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat secara langsung akan berkontribusi pada stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Labuapi. Jika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik, maka potensi gesekan sosial di tengah masyarakat pun dapat diminimalisir secara signifikan.

Waspada Berita Hoaks dan Provokasi di Media Sosial

Selain memberikan motivasi terkait sektor pertanian, dalam kesempatan tersebut, pihak Kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada isu penyebaran informasi palsu atau hoaks yang kerap menyasar masyarakat pedesaan. Di era keterbukaan informasi saat ini, petani tidak luput dari paparan berita yang belum tentu kebenarannya, yang jika dibiarkan dapat memicu perpecahan dan merusak kohesi sosial di tingkat desa.

“Kami memberikan imbauan secara langsung kepada warga dan para petani agar tetap waspada dan tidak cepat percaya, apalagi terprovokasi dengan berita-berita hoaks yang beredar, baik melalui media sosial maupun pesan berantai. Sangat penting bagi kita semua untuk menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai isu-isu yang tidak jelas sumbernya memecah belah persaudaraan kita di Desa Bagik Polak ini,” ujar Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H.

Pernyataan ini ditekankan mengingat dinamika informasi yang sangat cepat. Kepolisian meminta warga untuk selalu melakukan verifikasi atau melakukan “tabayyun” sebelum menyebarkan informasi yang mereka terima. Hal ini krusial untuk mencegah terjadinya konflik horizontal yang seringkali berawal dari kesalahpahaman akibat narasi provokatif yang sengaja diciptakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Membangun Komunikasi Dua Arah untuk Kamtibmas Kondusif

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polsek Labuapi berharap tercipta komunikasi dua arah yang efektif antara aparat penegak hukum dan warga. Petani diharapkan tidak segan untuk melaporkan setiap kendala atau potensi gangguan keamanan yang mereka temui di lapangan. Pendekatan persuasif ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing.

Kunjungan Bhabinkamtibmas di Desa Bagik Polak ini juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi warga terkait tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian, mulai dari ketersediaan pupuk hingga masalah pengairan. Meskipun tugas pokok kepolisian adalah menjaga keamanan, namun kepedulian terhadap kesejahteraan sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kewaspadaan terhadap berita bohong, diharapkan Desa Bagik Polak dapat menjadi percontohan bagi desa lain dalam hal kemandirian pangan dan ketahanan informasi. Sinergi antara petani dan Polri menjadi kunci utama dalam mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan sejahtera di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *