Lombok Barat, NTB – Harapan untuk mendapatkan hasil pertanian yang lebih baik terus tumbuh dari lahan-lahan pertanian di Desa Kuripan Utara. Upaya itu salah satunya dilakukan melalui pemanfaatan pupuk hayati yang dinilai dapat membantu menjaga kesuburan tanah sekaligus mendukung produktivitas tanaman.
Semangat tersebut terlihat dalam Gerakan Pengendalian (Gerdal) pupuk hayati yang digelar bersama Kelompok Tani (Poktan) Pelulan 1 di Dusun Pelulan, Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kuripan Utara, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung Serka M. Isnaini, yang turut mendampingi Dinas Pertanian. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di sektor pertanian.
Dorong Pertanian yang Lebih Berkelanjutan
Bagi petani, kesuburan tanah menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan produksi. Karena itu, penggunaan pupuk hayati terus didorong sebagai salah satu pilihan dalam pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan.
Serka M. Isnaini mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaannya.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami kepada para petani. Dengan adanya sinergi antara TNI, Dinas Pertanian dan kelompok tani, diharapkan penggunaan pupuk hayati dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah dan hasil produksi pertanian,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin di lapangan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pendampingan. Lebih dari itu, sinergi tersebut dapat membantu petani memperoleh pemahaman dan dukungan dalam menerapkan metode pertanian yang tepat.
Petani Diimbau Gunakan Sesuai Anjuran
Sementara itu, pihak Dinas Pertanian melalui Ida Ayu Kade Astuti, S.ST., menekankan pentingnya penggunaan pupuk hayati sesuai petunjuk yang telah diberikan.
Ia berharap para petani dapat menerapkan penggunaan pupuk dengan tepat, termasuk memperhatikan dosis yang dianjurkan. Langkah tersebut penting agar manfaat pupuk dapat dirasakan secara optimal sekaligus membantu menjaga kondisi tanah.
“Kami berharap para petani dapat memanfaatkan pupuk hayati sesuai dengan anjuran dan dosis yang telah diberikan. Dengan penerapan yang tepat, diharapkan kondisi tanah tetap terjaga dan hasil produksi pertanian dapat meningkat,” ungkapnya.
Kegiatan Gerdal pupuk hayati di Poktan Pelulan 1 berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari para anggota kelompok tani.
Kehadiran TNI, Dinas Pertanian dan kelompok tani dalam satu kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas pertanian membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Dengan sinergi yang terus diperkuat, pemanfaatan pupuk hayati diharapkan mampu mendukung pertanian yang produktif, menjaga kesuburan lahan, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di Desa Kuripan Utara.












