5.000 Jamaah Hadiri Muhasabah Akbar, Tiga Koramil Turun Mengamankan

Lombok Barat, NTB – Anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung, Koramil 1606-07/Gunungsari, dan Koramil 1606-08/Narmada turut mengamankan jalannya Muhasabah Akbar untuk Lombok Barat (Lobar) Lebih Berkah yang dihadiri sekitar 5.000 jamaah di Lapangan Giri Menang, Kecamatan Gerung, Sabtu (12/9/2026) malam.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dengan aman, tertib, dan nyaman. Personel TNI bersinergi dengan unsur pengamanan lainnya sejak ribuan jamaah mulai berdatangan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Sejak sore, Lapangan Giri Menang mulai dipadati masyarakat dari berbagai wilayah. Antusiasme warga terlihat dari terus bertambahnya jamaah yang datang untuk mengikuti Muhasabah Akbar sekaligus mendengarkan tausiah Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D.

Kondisi tersebut membuat pengaturan dan pemantauan di sejumlah titik menjadi perhatian personel pengamanan, terutama pada akses masuk dan keluar lokasi, area jamaah, serta titik-titik yang menjadi jalur pergerakan masyarakat.

Pasiops Kodim 1606/Mataram Mayor Inf Mujiono mengatakan, keterlibatan personel TNI dalam pengamanan kegiatan merupakan bentuk komitmen aparat kewilayahan untuk hadir dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat dapat mengikuti Muhasabah Akbar dengan aman, tertib, dan nyaman. Personel melaksanakan pengamanan secara humanis serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujar Mayor Inf Mujiono.

Menurutnya, koordinasi menjadi kunci dalam pengamanan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar. Karena itu, personel di lapangan diarahkan untuk terus berkomunikasi dengan panitia, aparat keamanan lainnya, dan unsur terkait.

“Pengamanan bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga bagaimana kita membantu masyarakat ketika membutuhkan arahan atau pertolongan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.

Tiga Koramil Bersinergi di Tengah Ribuan Jamaah

Anggota Koramil 1606-04/Gerung sebagai satuan kewilayahan di lokasi kegiatan menjadi salah satu unsur yang terlibat langsung dalam pengamanan. Personel Koramil 1606-07/Gunungsari dan Koramil 1606-08/Narmada turut memperkuat pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan jamaah selama kegiatan berlangsung.

Perwakilan anggota Koramil 1606-04/Gerung mengatakan, personel di lapangan tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun arahan.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis. Kalau ada jamaah yang membutuhkan bantuan atau informasi, kami arahkan dan bantu semaksimal mungkin. Harapannya masyarakat bisa mengikuti kegiatan dengan tenang dan khusyuk,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, banyaknya jamaah yang hadir membutuhkan kerja sama seluruh unsur pengamanan. Kesadaran masyarakat untuk mengikuti arahan petugas juga menjadi bagian penting dalam menjaga kegiatan tetap tertib.

“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung masyarakat cukup tertib dan situasi tetap kondusif. Kami bersama rekan-rekan dari Koramil lainnya terus melakukan pemantauan sampai kegiatan selesai,” katanya.

5.000 Jamaah Larut dalam Suasana Khidmat

Kegiatan Muhasabah Akbar dimulai sekitar pukul 17.00 WITA. Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah Lombok Barat dan sekitarnya memadati Lapangan Giri Menang untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus menyimak tausiah Prof. H. Abdul Somad.

Kehadiran sekitar 5.000 jamaah menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu momentum kebersamaan masyarakat Lombok Barat. Di tengah kerumunan, suasana religius terasa kuat ketika masyarakat bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Dari unsur TNI, Komandan Korem (Danrem) 162/WB diwakili Pabung Lombok Barat Mayor Inf Dahlan, S.Sos., sedangkan Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram diwakili Pasiops Kodim 1606/Mataram Mayor Inf Mujiono.

Turut hadir Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, S.Th.I., Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Tr.SOU., Ketua DPRD Lombok Barat Lalu Ivan Indaryadi, Pj. Setda Lombok Barat H. Saeful Ahkam, S.Ag., M.Hum., serta sejumlah pejabat dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Sejumlah pimpinan pondok pesantren juga hadir, di antaranya TGH. Hasanaen Junaidi dari Pondok Pesantren Harmain Narmada, TGH. Muhammad Taisir Al-Azhar, Lc., S.Ag., M.A. dari Pondok Pesantren Assohwah Al-Islamiyah, TGH. Mahalli Fikri dari Pondok Pesantren Kamal NWDI Narmada, serta TGH. Muharrar Mahfudz dari Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri.

Hadir pula TGH. Munajib Khalid dari Pondok Pesantren Al Hallimy Sesela, TGH. Mukhlis Ibrahim dari Pondok Pesantren Al-Islahuddiny Kediri, dan TGH. Achmad Muchils dari Pondok Pesantren Shalahuddin Al-Ayyubi.

Bukan Sekadar Tausiah, Menjadi Ruang Refleksi

Bagi masyarakat yang hadir, Muhasabah Akbar bukan sekadar kegiatan untuk mendengarkan tausiah. Pertemuan ribuan jamaah menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan refleksi diri bersama.

Di tengah kesibukan dan berbagai persoalan kehidupan sehari-hari, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk sejenak menenangkan diri, berkumpul bersama, serta menyimak pesan-pesan keagamaan.

Kehadiran personel TNI bersama unsur pengamanan lainnya turut memberikan dukungan terhadap terciptanya suasana yang tertib dan kondusif.

Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel membantu mengarahkan masyarakat, memantau kondisi di sekitar lokasi, serta berkoordinasi dengan unsur terkait apabila ditemukan situasi yang membutuhkan penanganan bersama.

Berakhir Aman dan Lancar

Tabligh Akbar yang disampaikan Prof. H. Abdul Somad berlangsung hingga sekitar pukul 21.40 WITA. Setelah rangkaian kegiatan selesai, jamaah secara bertahap meninggalkan Lapangan Giri Menang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Personel Koramil 1606-04/Gerung, Koramil 1606-07/Gunungsari, dan Koramil 1606-08/Narmada bersama unsur pengamanan lainnya tetap melakukan pemantauan hingga masyarakat meninggalkan lokasi.

Bagi aparat kewilayahan, keterlibatan dalam pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk selalu hadir di tengah warga.

Dari Lapangan Giri Menang, ribuan masyarakat berkumpul dalam satu suasana penuh doa, kebersamaan, dan refleksi. Sementara di sisi lain, personel TNI menjalankan tugasnya memastikan momentum tersebut dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Muhasabah Akbar untuk Lombok Barat Lebih Berkah pun berakhir dengan suasana kondusif. Bukan hanya menjadi momentum keagamaan, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya kebersamaan antara masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta keharmonisan wilayah.

Dari Gerung, pesan yang mengemuka sederhana namun bermakna: ketika masyarakat bersatu dalam doa dan kebersamaan, menjaga keamanan menjadi tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *