Berita  

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Barat Bagikan Air Bersih

Polres Lombok Barat Distribusikan Air Bersih di Kuripan Selatan

Lombok Barat, NTB – Polres Lombok Barat terus menunjukkan komitmen dan kepeduliannya yang tinggi terhadap masyarakat, khususnya mereka yang tengah menghadapi kesulitan mendasar. Dalam momen menyambut Hari Bhayangkara ke-80, institusi kepolisian ini bergerak cepat merespons kebutuhan warga yang dilanda krisis air bersih dengan menggelar aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Aksi nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial pendistribusian air bersih yang menyasar area-area terdampak kekeringan. Langkah ini menjadi bukti bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya sekadar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melainkan juga hadir sebagai pelindung dan pengayom yang tanggap terhadap situasi sosial serta bencana musiman yang kerap melanda wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Sasar Wilayah Terdampak Kekeringan di Dusun Tunggu Lawang Timur

Pada hari Kamis (18/06/2026), tepat pukul 09.15 WITA, suasana di RT 03 Dusun Tunggu Lawang Timur, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, tampak lebih ramai dari biasanya. Kehadiran jajaran Polres Lombok Barat bersama sebuah truk tangki besar berisikan air bersih disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat yang memang sudah menantikan bantuan tersebut demi memenuhi kebutuhan domestik mereka.

Agenda bakti sosial ini dipimpin secara langsung oleh Kasubbag Faskon Bag Log Polres Lombok Barat, Kompol Agus Priyo. Selain itu, hadir pula di lokasi Bhabinkamtibmas Desa Kuripan Selatan AIPDA Ahmad Santoso, perangkat kewilayahan Dusun Tunggu Lawang Timur yang diwakili oleh Imran, serta sejumlah anggota dari Satuan Logistik dan Satuan Sabhara Polres Lombok Barat yang bahu-membahu menyukseskan jalannya penyaluran bantuan.

Penyaluran 5.000 Liter Air Bersih Menggunakan Truk Tangki Dinas

Kondisi geografis dan faktor cuaca sering kali membuat beberapa titik di Kecamatan Kuripan mengalami penurunan debit air yang drastis, sehingga warga kesulitan mendapatkan air layak konsumsi. Menanggapi situasi darurat tersebut, Polres Lombok Barat mengerahkan fasilitas armada dinas berupa satu unit truk tangki air berkapasitas besar untuk membawa persediaan air bersih langsung ke pemukiman warga yang paling membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, Polres Lombok Barat berhasil menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih siap pakai. Berdasarkan pantauan di lapangan, warga masyarakat Dusun Tunggu Lawang Timur telah bersiap sejak pagi hari dengan membawa berbagai wadah penampungan, mulai dari ember, jeriken, hingga bak plastik besar. Mereka mengantre dengan tertib demi mendapatkan giliran pengisian air yang akan dipergunakan untuk keperluan memasak, minum, dan kebutuhan sanitasi mendasar lainnya.

Pernyataan Resmi Terkait Komitmen Polri pada Hari Bhayangkara ke-80

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Log, AKP Sony Hartono, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kepolisian yang diarahkan pada kegiatan-kegiatan sosial yang menyentuh langsung urgensi masyarakat. Polri berkomitmen untuk selalu peka dan memberikan solusi konkret atas permasalahan yang dihadapi oleh warga di wilayahnya.

“Kegiatan bakti sosial pembagian air bersih ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Lombok Barat. Kami menyadari bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda, terutama bagi saudara-saudara kita di Dusun Tunggu Lawang Timur yang saat ini sedang mengalami kondisi kesulitan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat setempat,” ujar AKP Sony Hartono dalam pernyataan resminya.

Antusiasme Warga dan Penutupan Kegiatan yang Kondusif

Bantuan yang datang tepat waktu ini memicu rasa syukur yang mendalam di kalangan warga setempat. Salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan bahwa pasokan air bersih dari Polres Lombok Barat sangat berarti bagi kelangsungan hidup mereka dalam beberapa hari ke depan, mengingat akses terhadap air bersih di wilayah tersebut memang sedang terbatas akibat kendala alamiah. Warga berharap program serupa dapat terus berlanjut secara berkala selama musim kemarau berlangsung.

Seluruh proses pendistribusian air bersih berjalan dengan sangat lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Kedisiplinan warga berpadu dengan kesigapan para personel kepolisian di lapangan membuat suasana tetap tertib. Tepat pada pukul 10.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial tersebut resmi berakhir, dan situasi di lokasi dilaporkan berada dalam keadaan yang aman, kondusif, serta terkendali penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *