Kota Bima, NTB (11 Mei 2026) – Warga Lingkungan Gindi RT 015 RW 006, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di halaman kosong depan SMPN 07 Kota Bima, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih menjelaskan, korban diketahui bernama Muhammad Rangga (18), seorang laki-laki yang tidak bekerja dan beralamat di Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.
“Korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak SD berinisial HA yang sedang bermain di sekitar lokasi bersama saksi lainnya, Afan (18), warga lingkungan setempat,” jelas Ipda Baiq Fitria Ningsih.
Kronologis kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WITA, saat saksi HA sedang berjalan dan bermain di halaman kosong tersebut. Saksi kemudian melihat sesosok laki-laki tergeletak di semak-semak. Karena takut, saksi segera memberitahukan kepada kakaknya, yakni saksi II.
Setelah mendatangi lokasi, saksi II memastikan bahwa benar terdapat seorang laki-laki yang tergeletak di semak-semak halaman kosong dan diduga telah meninggal dunia. Tidak lama kemudian, warga sekitar berdatangan dan berkerumun di lokasi untuk melihat kondisi korban.
Sekitar pukul 17.15 WITA, Kapolsek Asakota bersama personel tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi serta menghimbau masyarakat agar tidak mendekati area TKP.
“Personel Polsek Asakota segera melakukan pengamanan lokasi guna menjaga situasi tetap kondusif dan memudahkan proses penyelidikan,” ujarnya.
Selanjutnya pada pukul 17.30 WITA, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bima Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan proses identifikasi terhadap korban. Proses identifikasi tersebut turut disaksikan oleh ibu kandung dan pihak keluarga korban yang kemudian memastikan bahwa jenazah tersebut benar adalah anggota keluarganya.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bima untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.












