Berita  

Kinerja Polri Dinilai Semakin Memuaskan, Reformasi Internal Tunjukkan Hasil Nyata

 

Jakarta – Reformasi internal yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan hasil positif. Upaya pembenahan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil meningkatkan kualitas kinerja institusi kepolisian yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Transformasi menuju konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) disebut menjadi fondasi utama dalam mendorong perubahan internal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembenahan berkelanjutan oleh seluruh personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kinerja Polri saat ini menunjukkan tren yang semakin baik dan patut diapresiasi.

“Reformasi internal Polri yang dilakukan saat ini semakin menunjukkan hasil nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bukti kesungguhan seluruh jajaran Polri dalam melakukan pembenahan,” ujar Fernando.

Ia mengungkapkan, capaian kinerja Polri pada tahun 2025 yang mencapai angka 91,54 persen menjadi indikator kuat keberhasilan reformasi tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian itu tidak membuat institusi berpuas diri.

“Capaian 91,54 persen tentu harus terus ditingkatkan. Polri tidak boleh berpuas diri dan harus terus melakukan inovasi serta pembenahan agar kepercayaan publik semakin kuat,” katanya.

Dalam aspek penegakan hukum, Polri dinilai berhasil menunjukkan kinerja konkret, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Berbagai pengungkapan kasus dengan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk puluhan kilogram sabu, menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan narkotika.

Selain itu, Polri juga berhasil menindak 845 kasus perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui platform digital. Penindakan tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban sosial di tengah perkembangan teknologi.

Tidak hanya itu, keberhasilan dalam membongkar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam melindungi kepentingan negara dan masyarakat luas.

“Berbagai keberhasilan ini patut diapresiasi. Polri terus menorehkan prestasi dengan kinerja yang baik dan memuaskan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Fernando.

Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga konsistensi reformasi internal agar mampu menjadi institusi yang semakin tangguh dan dipercaya.

“Saya berharap Polri terus meningkatkan kinerjanya demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Menjaga Polri yang kuat dan profesional adalah kepentingan bersama sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *