Sinergi Warga dan TNI Bersihkan Pantai Jelang Lebaran Ketupat

MATARAM, NTB – Pantai Loang Baloq menjadi saksi nyata semangat kebersamaan saat berbagai elemen masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan pesisir dalam rangka menyambut tradisi Lebaran Ketupat. Suasana pantai yang biasanya dipadati wisatawan, kali ini berubah menjadi ruang kolaborasi penuh kepedulian antara aparat, pemerintah, dan warga di wilayah teritorial Koramil 1606-09/Ampenan, Jum’at (27/3/2026).

 

Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Tanjung Karang, Serka Yuntara bersama anggota Koramil 1606-09/Ampenan. Dengan penuh semangat, mereka menyisir setiap sudut pantai, memastikan kawasan bersih dari sampah dan siap menyambut lonjakan pengunjung.

 

Tak hanya TNI, kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pariwisata Kota Mataram, Sekretariat KPU Kota Mataram, jajaran SKPD, hingga aparat kecamatan dan kelurahan. Hadirnya Danramil 1606-09/Ampenan, Camat Sekarbela, serta Wakapolsek Ampenan semakin mempertegas sinergi lintas sektor. Di sisi lain, Pokdarwis Tanjung Samudera bersama Satgas Pariwisata menjadi garda terdepan dalam menjaga keindahan kawasan wisata.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Dr. Cahaya Samudera, S.STP., S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga citra pariwisata daerah. “Pantai Loang Baloq adalah salah satu ikon wisata Kota Mataram. Momentum Lebaran Ketupat harus kita sambut dengan kesiapan maksimal, terutama dari sisi kebersihan dan kenyamanan. Ini adalah wajah daerah kita,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Camat Sekarbela, Arif Satriawan, S.STP., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menjaga kawasan publik.  “Gotong royong seperti ini menjadi bukti bahwa kekuatan masyarakat terletak pada kebersamaan. Ketika semua pihak bergerak, hasilnya akan terasa nyata dan berdampak luas,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Lurah Tanjung Karang, H. Ahmad Gunawan, S.IP., mengapresiasi keterlibatan aktif warga dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat bangga dengan partisipasi masyarakat. Ini menunjukkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan, terlebih dalam menyambut tradisi besar seperti Lebaran Ketupat,” tuturnya.

 

Dari unsur masyarakat, Ketua Pokdarwis Tanjung Samudera, Tamrin, S.Ag., menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa memiliki terhadap destinasi wisata. “Pantai ini bukan hanya tempat wisata, tetapi juga bagian dari identitas kita. Menjaganya adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

 

Di lokasi yang sama, Babinsa Tanjung Karang, Serka Yuntara, menegaskan bahwa kehadiran TNI merupakan bentuk nyata dukungan terhadap masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar sekaligus mengajak masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan. Ini bagian dari pengabdian kami,” tegasnya.

 

Lebaran Ketupat sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Lombok yang selalu dipusatkan di kawasan pesisir. Oleh karena itu, kebersihan dan kenyamanan menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan aman dan penuh kebahagiaan.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Pantai Loang Baloq kini tampil lebih bersih dan siap menyambut ribuan pengunjung dalam suasana yang nyaman, hangat, dan penuh makna kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *