Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Harapan Baru

Lombok Utara, NTB – Semangat kebersamaan terasa kuat di Dusun Gitak Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Di tengah keterbatasan yang dirasakan sejak putusnya akses jembatan pada 20 Januari 2026, anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-10/Gangga bersama warga turun tangan bergotong royong membersihkan dan menyiapkan lokasi guna akan dilaksanakannya pembangunan jembatan gantung bantuan pemerintah pusat, Kamis (26/3/2026).

 

Dengan peralatan sederhana dan tekad yang sama, prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu meratakan lahan, membersihkan area, serta menentukan titik pembangunan. Kegiatan ini bukan sekadar kerja fisik, tetapi juga menjadi simbol kuatnya solidaritas antara TNI dan rakyat dalam menghadapi kesulitan bersama.

 

Komandan Koramil (Danramil) 1606-10/Gangga melalui Serma Samsudin menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pembangunan desa. Ia menyampaikan bahwa gotong royong ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan emosional antara anggota Koramil 1606-10/Gangga dan warga.

 

“Ini bukan hanya tentang membangun jembatan, tetapi juga membangun harapan dan kebersamaan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lancar,” ujarnya.

 

Jembatan gantung tersebut nantinya akan menjadi urat nadi bagi sekitar 40 kepala keluarga di Dusun Gitak Demung. Selama akses terputus, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko, terutama bagi anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

 

Kepala Dusun Gitak Demung, Syamsul, mengungkapkan rasa syukur atas keterlibatan TNI. Baginya, kehadiran prajurit bukan hanya membantu secara tenaga, tetapi juga memberi semangat baru bagi warga.

 

“Kami merasa tidak sendiri. Kehadiran TNI memberi motivasi bagi kami untuk terus berjuang hingga jembatan ini selesai,” ungkapnya penuh harap.

 

Kegiatan gotong royong ini menjadi potret nyata bahwa di balik setiap pembangunan, ada kekuatan kebersamaan yang menjadi fondasi utama. Dari tanah yang diratakan bersama, kini tumbuh harapan akan akses yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah bagi warga Gitak Demung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *