Lombok Barat, NTB – Upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional kini semakin masif dilakukan hingga ke tingkat desa. Di wilayah hukum Polres Lombok Barat, peran kepolisian tidak lagi hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga merambah sebagai motor penggerak sektor agraris. Hal ini terlihat nyata melalui aksi personil Bhabinkamtibmas Desa Kuranji Dalang yang memberikan pendampingan intensif kepada warga binaannya dalam mengelola potensi pertanian lokal.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Dengan mengoptimalkan lahan produktif maupun pekarangan rumah, kepolisian berupaya memastikan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara mandiri.
Komitmen Polri dalam Mengawal Sektor Pertanian di Desa
Pada Kamis (5/3), suasana di persawahan Desa Kuranji Dalang tampak berbeda dengan kehadiran personil kepolisian yang terjun langsung ke lumpur dan lahan garapan. Kehadiran sosok Bhabinkamtibmas Desa Kuranji Dalang di tengah petani bukan sekadar kunjungan formal, melainkan aksi nyata dalam memberikan bantuan teknis dan motivasi kepada para petani yang sedang mengelola berbagai komoditas pangan.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran personil kepolisian di sektor pertanian bertujuan untuk memastikan para petani mendapatkan dukungan moral dan teknis yang memadai. Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat tani adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.
“Kami menginstruksikan personil di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas Desa Kuranji Dalang, untuk terus melekat dengan warga binaan. Fokus kita saat ini adalah bagaimana setiap jengkal tanah yang ada di desa bisa produktif. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.
Optimalisasi Komoditas Cabai dan Jagung di Kuranji Dalang
Dalam kegiatan tersebut, petugas terpantau aktif membantu petani dalam merawat tanaman cabai yang menggunakan media mulsa plastik. Teknik mulsa ini dipilih petani karena efektivitasnya dalam menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma. Selain cabai, perhatian juga diberikan pada perkebunan jagung yang saat ini tengah memasuki fase pertumbuhan optimal.
Tidak hanya membantu secara fisik, peran Bhabinkamtibmas Desa Kuranji Dalang juga mencakup dialog interaktif mengenai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Salah satu poin utama yang dibahas adalah mengenai ketersediaan pupuk dan pola pengairan yang efektif. Dengan adanya komunikasi dua arah ini, pihak kepolisian dapat memetakan potensi hambatan produksi dan membantu mencari solusi agar proses pertanian di wilayah tersebut tidak terganggu.
Pendampingan ini diharapkan mampu memicu semangat para petani untuk lebih konsisten dalam bercocok tanam. Polisi mendorong agar warga tidak membiarkan lahan mereka menganggur. Setiap potensi lahan, termasuk area pekarangan rumah, disarankan untuk ditanami sayur-sayuran dan kebutuhan pokok harian guna menekan pengeluaran rumah tangga.
Mewujudkan Swasembada Pangan dari Lingkup Terkecil
Program ketahanan pangan yang dijalankan di Desa Kuranji Dalang ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan kedaulatan pangan nasional yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga dan desa. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada, desa diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah.
Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa keberhasilan swasembada pangan sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dalam bergerak di sektor pertanian. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal jalannya program ini secara berkelanjutan. Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat hubungan humanis antara Polri dan masyarakat agraris, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif melalui kesejahteraan yang merata.
Melalui interaksi yang intensif ini, Bhabinkamtibmas Desa Kuranji Dalang berharap ketahanan pangan yang tangguh dapat terbentuk. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mandiri secara pangan, tetapi juga memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar global.












