Berita  

Polres Lombok Barat Patroli Dialogis Antisipasi Perang Petasan

Polres Lombok Barat Patroli Dialogis Antisipasi Perang Petasan

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Lombok Barat melalui Satuan Samapta terus meningkatkan intensitas kehadiran personel di tengah masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons preventif terhadap fenomena penggunaan petasan yang kerap memicu keresahan, terutama aksi perang petasan di kalangan pemuda yang berisiko mengganggu ketenangan warga.

Kegiatan patroli dialogis yang dilakukan secara humanis ini menyasar sejumlah titik keramaian dan para pedagang kembang api maupun petasan. Salah satu giat terbaru dilaksanakan di Dusun Pohdana, Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat pada Sabtu malam, 28 Februari 2026. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan situasi lingkungan tetap stabil dan memberikan edukasi langsung kepada para pelaku usaha mikro.

Mengedepankan Upaya Preventif di Wilayah Hukum Gerung

Patroli yang dimulai pada pukul 21.30 WITA tersebut melibatkan personel Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat. Fokus utama petugas adalah melakukan komunikasi dua arah dengan para penjual petasan guna memetakan potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul dari aktivitas jual beli barang tersebut. Sebagaimana diketahui, penggunaan petasan secara tidak terkendali seringkali menjadi pemicu terjadinya gesekan antar kelompok pemuda.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada warga. Pihaknya tidak hanya sekadar memantau, namun juga memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak sosial dan fisik dari penyalahgunaan petasan.

Imbauan Kamtibmas Terhadap Bahaya Perang Petasan

Dalam dialog tersebut, petugas memberikan pesan-pesan kamtibmas yang bersifat persuasif. Fokus utama pembicaraan adalah meminta kerja sama dari para pedagang untuk lebih selektif dan waspada dalam menjual produk mereka, terutama kepada kelompok remaja yang terindikasi akan menggunakannya untuk kegiatan negatif seperti perang petasan.

“Kami hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Gerung Utara ini, untuk mengajak para pedagang bersama-sama menjaga ketertiban. Kami menitipkan pesan agar para penjual turut mengawasi pembeli mereka. Jangan sampai barang yang dijual justru menjadi alat yang memicu keributan atau tawuran dengan modus perang petasan di lingkungan ini,” ujar Iptu Eko Nugroho, S.H., saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan tugas personel Polres Lombok Barat di lapangan.

Lebih lanjut, Iptu Eko Nugroho menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi jika melihat gejala gangguan keamanan. Menurutnya, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya dukungan moral dan tindakan nyata dari warga sekitar, termasuk para penjual petasan yang bersinggungan langsung dengan konsumen di akar rumput.

Mewujudkan Lingkungan yang Aman dan Kondusif

Kegiatan patroli dialogis ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari para pedagang di Dusun Pohdana. Masyarakat merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran petugas kepolisian yang rutin melakukan pengecekan di jam-jam rawan malam hari. Langkah antisipatif ini dinilai efektif untuk menekan angka kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum lainnya.

“Tujuan akhir dari patroli preventif ini adalah terciptanya situasi wilayah hukum Polres Lombok Barat yang tetap aman dan kondusif. Kami berharap dengan adanya komunikasi yang baik antara petugas dan penjual petasan, potensi penggunaan petasan untuk hal-hal yang membahayakan bisa kita minimalisir sedini mungkin,” tambah Iptu Eko Nugroho mempertegas visi kegiatan tersebut.

Selain menyasar penjual petasan, Unit Patroli Samapta juga menyisir area-area pemukiman dan titik kumpul warga guna memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar hukum. Patroli serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala dan acak di berbagai wilayah hukum Polres Lombok Barat demi menjamin kenyamanan seluruh lapisan masyarakat dalam beraktivitas, baik di siang maupun malam hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *