Berita  

Ganggu Ibadah Tarawih, Perang Mercon di Lapangan Nasional Selong Dibubarkan Polisi

Selong – Perang mercon antar kelompok pemuda dari berbagai kampung di wilayah Kecamatan Selong terjadi di Lapangan Nasional, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Jumat malam (20/2). Aksi tersebut akhirnya dibubarkan aparat kepolisian dari Polres Lombok Timur karena dinilai membahayakan dan mengganggu ketertiban umum.

Perang mercon antar pemuda itu berlangsung saat warga tengah melaksanakan ibadah salat tarawih. Suara ledakan mercon yang bersahutan menimbulkan keresahan karena dianggap mengganggu kekhusyukan masyarakat yang sedang beribadah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kelompok pemuda yang terlibat berasal dari berbagai lingkungan di Kelurahan Selong. Mereka saling serang menggunakan mercon di area Lapangan Nasional Selong. Aksi tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kasat Sabhara Polres Lombok Timur, AKP Lalu Pancawarsa, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima laporan terkait perang mercon tersebut.

“Kami langsung mengerahkan anggota ke lokasi untuk membubarkan perang mercon yang dianggap membahayakan tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, selain berpotensi menimbulkan korban luka dan kebakaran, aksi perang mercon juga sangat mengganggu ketertiban masyarakat, terutama di bulan Ramadan ketika warga sedang menjalankan ibadah tarawih.

Pihak kepolisian mengimbau para pemuda agar tidak lagi melakukan kegiatan serupa. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, perang mercon juga dapat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan ibadah masyarakat.

Situasi di lokasi dilaporkan kembali kondusif setelah aparat kepolisian membubarkan para pemuda yang terlibat. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas serupa demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *