Lombok Barat, NTB – Dalam upaya nyata mendukung program kelestarian lingkungan dan menindaklanjuti arahan strategis pemerintah pusat, Polres Lombok Barat bersama unsur terkait dan berbagai pemangku kepentingan menggelar aksi peduli lingkungan berskala besar.
Kegiatan pembersihan sampah ini dipusatkan di kawasan wisata Pantai Kupu-Kupu, Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, pada Jumat (6/2/2026) pagi.
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektoral di Lombok Barat dalam menjaga aset wisata daerah sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui lingkungan yang bersih dan asri.
Implementasi Program ASRI dan Tindak Lanjut Rakornas
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini diikuti oleh sedikitnya 300 personel gabungan. Hadir memimpin langsung di lokasi, Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Barat, unsur TNI dari Posramil Lembar, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan pelajar.
Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan implementasi langsung dari hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pimpinan Daerah yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia.
Fokus utama dari instruksi tersebut adalah penanganan darurat sampah melalui program Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret kita dalam menindaklanjuti hasil Rakornas pimpinan daerah. Bapak Presiden menekankan bahwa penanganan sampah dan kebersihan lingkungan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, TNI-Polri sebagai bagian dari unsur pemerintah memiliki peran strategis untuk mendukung dan mengimplementasikan kebijakan tersebut di tingkat daerah,” ujar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.,.
Beliau juga menambahkan bahwa pemilihan Pantai Kupu-Kupu sebagai lokasi fokus utama didasari atas pentingnya menjaga kawasan publik dan destinasi objek wisata agar tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan serta memberikan kenyamanan bagi warga sekitar.
Mobilisasi 300 Personel dan Manajemen Pengolahan Sampah
Pantauan di lokasi menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Kasat Samapta Polres Lombok Barat, IPTU Eko Nugroho, S.H., mengatur teknis pembersihan dengan membagi personel ke dalam beberapa saf.
Setiap saf bertanggung jawab atas area sepanjang 20 meter, bergerak menyisir bibir pantai baik ke arah utara maupun selatan.
Tidak hanya aparat penegak hukum, keterlibatan aktif siswa-siswi SMKN 1 Lembar dan masyarakat lokal memberikan warna tersendiri dalam aksi ini.
Dengan menggunakan alat kebersihan sederhana seperti karung plastik, peserta mengumpulkan berbagai jenis sampah organik maupun anorganik yang kemudian dikonsentrasikan pada satu titik pengumpulan.
Kapolres Lombok Barat juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam bekerja demi kepentingan umum.
“Kami mengimbau kepada seluruh personel dan relawan untuk melaksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat dan ikhlas. Dengan kerja sama yang solid, penanganan sampah di kawasan wisata ini dapat terselesaikan dengan cepat dan efektif,” tuturnya di hadapan ratusan peserta.
Sampah yang telah terkumpul kemudian diangkut menggunakan truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Barat untuk diproses lebih lanjut di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Hal ini memastikan bahwa sampah tidak hanya berpindah tempat, namun benar-benar masuk ke dalam sistem pengelolaan sampah daerah.
Komitmen Berkelanjutan untuk Lingkungan Lombok Barat
Hadirnya tokoh-tokoh penting seperti Camat Lembar Sapoan, S.H., dan Kepala Desa Lembar Selatan H. Muhamad Saleh, S.Pd., menunjukkan bahwa masalah lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Kegiatan ini berakhir pada pukul 09.50 WITA dengan kondisi pantai yang jauh lebih bersih dibandingkan sebelumnya.
Keberhasilan aksi di Pantai Kupu-Kupu ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan serupa di wilayah lain di Kabupaten Lombok Barat. Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus mengawal program-program lingkungan hidup demi terciptanya ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan sehat bagi generasi mendatang.












