Lombok Barat, NTB — Kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat pedesaan kembali ditunjukkan melalui kegiatan monitoring survei dan pengukuran jembatan akses jalan untuk altivitas sehari-hari warga di empat desa wilayah Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini menjadi langkah awal mewujudkan konektivitas antar dusun dan desa yang selama ini sangat dibutuhkan warga, Kamis (29/1/2025).
Survei dan pengukuran yang dimulai dilaksanakan dari Desa Gunungsari, Tamansari, Gunturmacan, dan Mekarsari. Jembatan yang diajukan merupakan jalur vital bagi masyarakat dalam memperlancar aktivitas ekonomi harian.
Dandenzibang 2 IX/Mataram Letkol CZI A. A. Gede Raka Wibawa, P.ST selaku pimpinan tim survei menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek teknis dan kebutuhan masyarakat.
“Survei ini bertujuan memastikan lokasi dan kondisi lapangan benar-benar layak. Harapannya, jembatan yang direncanakan nantinya dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Koramil (Danramil) 1606-07/Gunungsari Kapten Inf Hamdan, menegaskan bahwa peran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu percepatan pembangunan wilayah.
“Kami hadir untuk mengawal aspirasi masyarakat. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi sarana penggerak ekonomi dan kesejahteraan petani,” tegasnya.
Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang turut mendampingi proses survei sekaligus menjembatani komunikasi antara tim teknis dan warga.
Serka I Gede Sika, Babinsa Tamansari, menyampaikan, “Kami yang setiap hari bersama warga tahu betul kesulitan mereka. Jembatan ini sudah lama dinantikan, terutama saat musim hujan,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari kepala dusun Medas Bedugul, M. Rais yang menyebut akses jalan selama ini kerap menjadi hambatan utama.
“Kalau jembatan ini terwujud, warga tidak perlu lagi memutar jauh membawa hasil kebun,” katanya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat, yang mengapresiasi keterlibatan langsung TNI.
“Kami merasa diperhatikan. Kehadiran TNI memberi harapan bahwa pembangunan desa benar-benar dimulai dari kebutuhan rakyat,” tuturnya.
Masyarakat berharap hasil survei ini segera ditindaklanjuti demi membuka akses, memperkuat ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan warga Gunungsari.












